Powered By Blogger

Rabu, 29 Januari 2014

sejarah berdirinya OUTSIDER AND LADY ROSE

SEJARAH OUTSIDER
Sepeda Low Rider pertama kali di perkenalkan pada tahun 1960an, sepeda ini pertama kali di perkenalkan oleh The custom king George Barris, sebelum menemukan sepeda low rider si Tuan King ini pekerjaanya adalah menceperkan mobil, Memang saat itu virus Mobil Low Rider sedang mewabah di kalangan anak muda Amerika, Tetapi trend itu hanya bisa dirasakan oleh anak2 muda dari keluarga kaya saja karena untuk membuat sebuah mobil low rider membutuhkan uang yang tidak sedikit, sementara anak2 dari kalangan bawah hanya bisa melongo.
Melihat situasi seperti itu si King mendapatkan ide dengan mencoba membangun sebuah sepeda yang mengacu pada kesan low rider, untuk eksperimen pertama kali si King menerapkan pada sepedanya. Mulailah si King ini memperkenalkan kreasinya dari situ bisa di tebak banyak anak2 dari keluarga yang kurang mampu beralih berkreasi membuat sepeda low rider.
Melihat peluang trend sepeda LR yang mulai di gandrungi akhirnya pada tahun 1963 pabrik sepeda SCHWIIN untuk pertama kalinya mengeluarkan model revolusi baru New Cruiser STING RAY, model ini dibuat mengacu pada model motor model dragster yang sedang ngetop pd saat itu.Karena model tersebut nyaman di kendarai begitu juga dengan desainnya yg unik maka model tersebut menjadi booming dan digemari oleh anak2 muda.
Model Sting Ray
Dikalangan sekelompok anak muda di daerah selatan Los Angeles Chicanos sepeda Low Rider banyak yang telah di modifikasi seperti framenya, fork di buat spring fork trus dikasih tambahan spion dan yang paling extreme adalah frame di buat lebih ceper / pendek lagi, tapi kebanyakan dari mereka adalah memendekannya. Pabrikan sepeda Schwiin juga tidak mau kalah terispirasi kaum latin yang suka blink-blink maka mereka menambahkan lapisan krom pada sepeda buatannya seperti mobil2 low rider.
Sumber: indonesialowrider.wordpress.com
II. Grup Awal, Mati Suri dan Representasi Low rider
Sebuah grup yang terdiri dari anak-anak muda latin (Chicanos) dari timur Los Angeles, menganggap modifikasi yang dilakukan George Barris tidaklah cukup. Lalu mereka mengisi framenya (membuat tangki), menambah tiang dan bendera, kaca spion, merupakan modifiksi pertama yang mereka buat dan tentu saja merendahkan (ground clearance) sepedanya. Membengkokkan garpu adalah hal yang sangat umum untuk merendahkan sepeda pada saat itu.
Lowrider telah membuat cara pandang orang berbeda terhadap sepeda. Pilihan dalam merancang (mendesain) style atau tema yang diinginan tidak akan punya akhir. Namun pada awal 80an sepeda Lowrider mengalami mati suri, sedangkan BMX dan sepeda-sepeda Freestyle (mountain bike) menjadi pilihan utama produksi para produsen sepeda.
Walaupun Schwinn dan produsen sepeda yang lain mengalihkan membuat sepeda-sepeda BMX dan freestyle, pasaran sepeda-sepeda lowrider klasik masih sangat diminati. Hanya sedikit sepeda Lowrider yang berkeliaran dijalan pada masa mati suri itu dan kebanyakan hanyalah sepeda cruiser. Pelan tapi pasti, Stingray klasik menjadi sangat popular, hasilnya adalah sepeda Schwinn stingray klasik menjadi langka dan mahal dipasaran.
Hasil dari gaya memperbaharui ini telah membuka pintu bagi penerbit Lowrider Magazine Alberto Lopez , yang telah menginvestasikan waktu dan uang untuk mengembalikan penampilan sepeda klasik. Setelah beberapa bulan melakukan investigasi, Alberto tidak dapat membeli hak paten Schwinn Stingray, jadi tinggal ada satu pilihan yang dapat dia lakukan, membuat representasi dari Schwinn Stingray. Ini merupakan kelahiran dari Aztlan Cruiser dan juga Lowrider Bicycle Inc, yang telah menjadi penyedia keperluan suku cadang sepeda-sepeda Lowrider saat ini.
Sumber: jakartastreetlowrider.blogspot.com
II. Sejarah Sepeda Low rider di Indonesia
Sepeda jenis Lowrider masuk ke Indonesia sekitar akhir tahun 70an dengan sebutan yang bermacam-macam seperti salah satunya sepeda kumbang mini. Karena waktu peredaran atau penyebaran yang terbilang sempit kurang lebih sepuluh tahun, menjadikan sepeda jenis ini berjumlah lebih sedikit dibandingkan sepeda jenis ontel, MTB, mini dan BMX. Selain dari Indonesia, kebanyakan sepeda lowrider dengan jenis stingray 20 dan beach cruiser 26 didatangkan (import) dari negara-negara asia seperti jepang dan cina, walaupun terdapat pula sebagian kecil dari benua barat seperti Amerika dan Eropa. Dari Indonesia merk yang terkenal adalah Benny Indonesia, dari Jepang terkenal dengan merk Benny Japan, Fuji Feather, dan lain-lain, negara Cina dengan Phoenix dan negara benua barat dengan Schwinn (Chicago AS), Raleigh (Inggris), Stelber (Amerika), Murray (Amerika), Western Flyer (Amerika) atau pun dari Lowrider Bicycle Inc (Amerika/Australia).
Aliran Lowrider atau yang sering disebut dengan ceper masuk Indonesia sekitar pertengahan 90an. Pada awalnya Lowrider hanya dilakukan untuk kendaraan bermotor khususnya mobil. Karena modal yang dikeluarkan tidaklah terlalu mahal, banyak yang mengadopsi aliran ini. Pada akhir 90 aliran ini banyak diadopsi oleh para pemakai sepeda motor. Untuk sepeda sendiri tidak ada yang tahu pasti kapan aliran Lowrider mulai diikuti, sekitar tahun 2003 seiring dengan banyaknya pemakai dan pemodifikasi sepeda motor yang tertarik memainkan sepeda jenis ini, aliran lowrider pun mulai banyak dikuti sebagai dasar memodifikasi sepeda.
Sumber: jakartastreetlowrider.blogspot.com
III. Berkembangnya sepeda Low rider di Indonesia
Sekarang sepeda Low rider sudah banyak di gandrungi anak anak muda dan orang tua. Banyak di antara mereka yang sudah mempunyai sepeda low rider membuat sebuah klub klub,untuk tempat mereka berkumpul,sharing bareng dan jalan jalan memakai sepeda mereka masing masing dari asal mereka kumpul atau base camp,ke tempat berkumpulnya seluruh sepeda low rider terutama di Jakarta dan sekitarnya. Di daerah Jakarta ada klub yang bernama Jakarta Street Low rider (JSL),mereka berdiri pada tahun 2006 tepatny bulan Mei.
Ada juga di daerah Bekasi dengan bernama Sweet Iron Low rider Bekasi Club (SIL BC),mereka berdiri pada tahun 2009 tepatny bulan Januari.
Dan ada juga yang di daerah Depok bernama Chopper & Low rider Street Depok (CLOSED), berdiri pada tahun 2007 tepatnya bulan April.
Biasanya pada akhir bulan tepatnya hari minggu mereka konvoi dari masing masing klub bersepeda ke Bundaran HI dan terakhir di Senayan. Jadi,untuk menyelamatkan bumi ini dari pemanasan global mari kita bersepeda sambil berolahraga.STOP GLOBAL WARMING
Sumber: Chopper & Lowrider Street Depok Closed
Cheers
I Wayan Subagia Adi S.
Superman Is Dead
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Superman Is Dead
Dari kiri ke kanan: Jerinx, Bobby Kool, dan Eka Rock
Latar belakang
Nama lain SID
Asal Bendera Indonesia Bali, Indonesia
Genre Punk rock
Tahun aktif 1995 - sekarang
Label Sony Music Indonesia, Sony BMG Indonesia
Situs resmi  http://supermanisdead.net
Anggota
Bobby Kool
Eka Rock
Jerinx
Superman Is Dead (disingkat SID) adalah sebuah grup musik dari Bali, bermarkas di Poppies Lane II - Kuta. Grup musik ini beranggotakan tiga pemuda asal Bali, yaitu: Bobby Kool sebagai gitaris dan vokalis, Eka Rock sebagi bassis, dan Jerinx sebagai drummer.
Pada awal mula kemunculan, sekitar akhir tahun 1995, SID terpengaruh gaya musik dari band-band asing seperti Green Day dan NOFX. Di kemudian hari, inspirasi musikal SID bergeser ke genre Punk ‘n Roll la grup musik Supersuckers, Living End dan Social Distortion.
Penggemar Superman Is Dead disebut Outsiders bagi yang laki-laki dan Lady Rose bagi yang perempuan.
Daftar isi
1 Sejarah
2 Personil
3 Album
3.1 Kuta Rock City
3.2 The Hangover Decade
3.3 Black Market Love
3.4 Angels & the Outsiders
3.5 The Early Years, Blood, Sweat and Tears
4 Diskografi
4.1 Sony-BMG Music Entertainment Indonesia
4.2 Rilisan Sendiri
4.3 Kompilasi
4.4 Video Klip
4.5 Award
5 Referensi
6 Pranala luar
Sejarah
Superman Is Dead yang biasanya dipanggil SID terbentuk pada tahun 1995. Awal mula terbentuknya SID (Superman Is Dead) dimotori oleh anggota band heavy metal thunder bernama Ari Astina sering dipanggil Jerinx yang ingin membentuk band baru. Dan drummer band new wave punk diamond clash Budi Sartika yg biasa dipanggil Bobby Kool yang ingin menjadi gitaris dan vokalis.
Jerinx dan Bobby bertemu di Kuta Bali. Kedua orang itu kemudian sepakat untuk membentuk sebuah band. Pada saat itu bass masih diisi oleh additional bassist bernama Ajuzt. Band mereka pada awalnya membawakan lagu-lagu dari Green Day.
Hari berganti hari datanglah personel baru yang bernama Eka Arsana panggilannya Eka Rock. Eka menjadi resmi sebagai personel SID. Dulu nama bandnya bukan Superman Is Dead tetapi Superman Is Silver Gun. Kemudian karena nama Superman Is Silver Gun kurang cocok bergantilah menjadi Superman Is Dead atau SID. Superman Is Dead mempunyai arti yaitu bahwa manusia yang sempurna hanyalah illusi belaka dan imajinasi manusia yang tidak akan pernah ada.
Personil
I Made Putra Budi Sartika - Vokal , Gitar
I Made Eka Arsana - Bass , Backing Vocal
I Gede Ari Astina - Drum , Songwriter
Album
Kuta Rock City
Kuta Rock City dirilis secara resmi pada Maret 2003 dibawah label Sony Music Indonesia. Dengan single-single andalannya yaitu Punk Hari Ini dan Kuta Rock City yang kental dengan pengaruh Green Day dan NOFX langsung membuat nama SID disejajarkan dengan band-band rock.Selain beberapa lagu baru, SID juga menambahkan beberapa lagu lama dari album indie mereka tetapi dengan aransemen yang lebih baik dan baru. Album perdana SID ini langsung melambungkan nama SID sebagai band pendatang baru terbaik. Selain itu pula, ini merupakan langkah pertama SID di mayor label yang menimbulkan beberapa kontroversi di kalangan punk.
The Hangover Decade
Album yang dirilis tahun 2005 ini merupakan penanda 10 tahun SID berdiri. Di album keduanya SID masih mengambil jalur Punk seperti pada album Kuta Rock City, Di Album ini SID kembali memasukkan beberapa lagu lamanya seperti Long Way to The Bar, TV Brain, Bad bad bad, dan Beyond This Honesty.
Black Market Love
Album ketiga ini terkesan lebih dewasa[rujukan?], dengan lirik yang bercerita tentang kemarahan alam, keserakahan manusia, keadaan sosial dan politik. Dengan memasukkan unsur-unsur alat musik seperti akordion, trompet dan keyboards, seperti pada lagu Bukan Pahlawan dan Menginjak Neraka. Album ini dirilis tahun 2006.
Angels & the Outsiders
Album keempat yang dirilis tahun 2009 pada mayor label ini mengesankan bahwa semakin dewasanya SID. Masih seperti album sebelumnya, SID tetap mengandalkan lirik sosial dan perlawanan terhadap penindasaan. Album kali ini SID masih memainkan musik punkrock dengan sentuhan rock n’ roll. Album SID ini menuai keberhasilan. Salah satunya adalah SID berhasil diundang ke Warped Tour Festival di Amerika Serikat dan melaksanakan tour di beberapa kota di USA. Ini merupakan keberhasilan SID karena merupakan satu-satunya band Indonesia dan band kedua di Asia yang dipanggil ke Warped Tour walaupun album mereka tidak dirilis di USA.
The Early Years, Blood, Sweat and Tears
Album khusus yang dirilis terbatas dalam bentuk bentuk vinyl atau piringan hitam versi long play atau LP tahun 2012. Mereka memasukkan karya terbaik mereka dari tahun 1997 hingga tahun 2009[1]. Sampul album The Early Years, Blood, Sweat and Tears menggambarkan suasana Poppies Lane II - Kuta pada era 80an ketika wilayah tersebut belum ada bangunan dan hanya ditumbuhi pohon kelapa dan rumput.
Diskografi
Sony-BMG Music Entertainment Indonesia
Kuta Rock City (2003)
The Hangover Decade (2005)
Black Market Love (2006)
Angels & the Outsiders (2009)
Aku Anak Indonesia (Single) (2011)
The Early Years, Blood, Sweat and Tears (2012)
Rilisan Sendiri
Case 15 (1997)
Superman Is Dead (albm) (1998/1999)
Bad Bad Bad (2002)
Kompilasi
100% Attitude (1999)
Artis: SID, Djihad, Commercial Suicide, dll
No Place To Get Fun (2002)
Artis: SID, Rocket Rockers, Respect, Naon, dll
New Generation Calling (2003)
Artis: SID, Rocket Rockers, Shaggy Dog, The Bahamas, dll
Video Klip
2002 “White Town Album Bad Bad Bad Director by Outsider Film
2003 “Kuta Rock City Album Kuta Rock City Director by Rizal Mantovani
2003 “Punk Hari Ini Album Kuta Rock City Director by Ridwan
2004 “Muka Tebal Album The Hangover Decade Director by Outsider Film
2004 “Rock N Roll Band Album The Hangover Decade Director by Outsider Film
2004 “Disposable Lies Album The Hangover Decade Director by Umum Production
2006 “Bukan Pahlawan Album Black Market Love Director by Eric Est Movie
2006 “Black Market Love Album Black Market Love Director by Bob Calabrito
2007 “Menginjak Neraka Album Black Market Love Director by Eric Est. Movie
2007 “Lady Rose Album Black Market Love Director by Eric Est. Movie
2007 “Goodbye Whiskey Album Black Market Love Director by Outsider Film
2008, Superman Is Dead Rock-A-Bali Australian Tour 2007, Produksi outSIDer Inc, Format DVD, For Promotional Stuff Not for Sale
2009, “Kuat Kita Bersinar ” Album ” Angels and The Outsiders” Director by Patrick Effendy
2009, “Jika Kami Bersama- Featuring Shaggy Dog ” Album ” Angels and The Outsiders” Director by Patrick Effendy
2009,” Saint Of My Life” Album ” Angels and The Outsiders” ,A footage music video from SID American Tour 2009
Award
Superman Is Dead “Hot & Freaky People 2003 MTV Trax Magazine January 2003
June 2003 Superman Is Dead MTV Exclusive Artist of the Month
Double Platinum Sony Music for Kuta Rock City Album
2003, MTV Award Most Favorite New Artist
2003, AMI Award The Best New Artist
2004, SCTV Music Awards The Most Famous Album Nominee, Pop Rock Category for Kuta Rock City Album
2006, AMI Awards The Best Rock Album Nominee for Black Market Love Album
2006, Superman Is Dead The Best Local Band The Beat Awards.
20 the best Indonesian Album 2006 for The Black Market Love Album. Rolling Stones Magazine Januari 2007
150 the Best Indonesian Album for Kuta Rock City Album. Rolling Stones Magazine, Special Collectors Edition Desember 2007.
50 Hype Things in Indonesian Music Industrial 2008 for Superman Is Dead.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar